Tuesday, October 31, 2006

KERINDUAN DI LUAR BATAS

rindu ini ingin bernapas
habiskan sisa waktu
berlayar bahagia
kau dan aku

hanya dirimu
yang bisa
beri nyawa

ingin mati dalam pelukmu
sehingga lengkap rasa

Thursday, October 19, 2006

MERPATI POSMU

senja sepi
terbangkan merpati putih
titipkan rindu
yang membara

merpati-merpati hinggap di jendela
mematuk dinding-dinding sunyi
menggoreskan tanda di kayu tua
untuk kau baca

merpati-merpati kembali
dengan tatapan murung dan letih
tak ada jawaban
yang harus disampaikan
bisu
mendekap kaki
entah apa jawabnya itu

Wednesday, October 18, 2006

GERIMIS

inikah rasanya
kita saling bertanya

lalu
kita lenyap sesaat
dalam genggam dan pandang lekat
saat gerimis
menetes setetes-setetes

Tuesday, October 17, 2006

HARAPAN HIDUP

harapku
selalu padamu
biar menit-menit menggantung
dan airmata terbuang
meresap di tanah

titik harap di hatiku
tak bisa kuhentikan
aku rindu
terus membacamu
berharap
hidup lebih lama
hingga
semua inginku
dipagut dirimu
sampai ke sudut umurku

Friday, October 13, 2006

KESEMPURNAAN CINTA

aku katakan jujur,
kesempurnaan itu tak pernah ada
yang ada
hanya aku yang sempurna
seperti yang kau pikirkan

Thursday, October 12, 2006

CINTA TERDALAM

cinta terdalam
tak pernah terhenti
menunggu
sampai ia mengakui
dirinya mati

KARENA RINDU PADAMU

tak bisa terusap
oleh kata semata
tak bisa terbelai
oleh sentuh melembut

rasa ini,
bukan aku yang buat
hadir dengan sendirinya
semenjak kau
titipkan suaramu
pada angin

Tuesday, October 10, 2006

SEBELUM TUHAN MENJEMPUTKU

menahun
kutukan rindu ini
menyelusup dinding-dinding dadaku
mengobrak-ambrik semua peredaran darahku
semakin membara

mungkin,
kau tak mau
aku bawa nama Tuhan
ketika ku katakan
aku mencintaimu

dari doa terdalam
semoga
kau pahami cinta benarku
padamu
sebelum
Tuhan akan menjemputku

INGIN KU TAHU

ingin ku tahu
bagaimana hatimu memandangku
adakah terselip arti
bagimu

ingin ku tahu
perasaan kosong itu terisi seberapa penuh
dari semakin hari
yang merindui

Monday, October 9, 2006

SEMOGA KAU PERCAYA

sinar matamu
ingin kutemui indah
ku ingin kau lihat ronanya
menjalari urat-urat nadi

perasaan ini selalu untukmu
semoga kau percaya

( 09 Oktober 2006)

Sunday, October 8, 2006

TIDAK PERNAH KUSESALI

aku tak menyesal,
atas kepedihan dan air mata yang sudah terbuang
karena rindu padamu.
karena semua ini, adalah kebodohanku
yang buta karena cintamu.

BAYANGANMU

rindu itu
tidak pernah terlihat
dari kata-katamu
dari tingkah lakumu

bayanganmu pun
tidak pernah menunggu aku

Saturday, October 7, 2006

SATU BULAN PURNAMA

mekar rindu ini
bumi jadi cantik

ku intip kau
saat mencemburui kunang-kunang
yang asyik melerai debu
ditiap lekuk tubuh
dibalik bulan penuh

di satu purnama
aku juga ingin
bersama kau

DIMANA DIRIMU ?

dimana dirimu
saat hujan tak lagi gerimis
aku dalam tangis
juga rindu

semoga kau pahami
jalan pikiranku
yang selalu mencari
semua tentangmu

MIMPI YANG SAMA

jika mimpi kita sama
akan kukatakan padamu
banyak

rindu menumpuk
airmata membendung
aku mau dipeluk
mau dimanja
mau dicumbui
dengan lama
dan tak ingin bangun lagi

KALAU KITA BERTEMU LAGI

kalau kita bertemu lagi,
tebarkan senyummu
beri aku satu kecupan
juga satu pelukan

jangan biarkan lalu
penyesalan
selalu datang terlambat

Friday, October 6, 2006

KEMARIN YANG MERINDU

bayanganmu
buat keterbatasan
langkahku

ingin bertemu kembali
menempelkan rindu
yang lebih pekat
dari hari kemarin

RASA DEBU

jika hari ini, aku menjadi debu
akan sedihkah mengingatku
sebarkah airmatamu
di angin yang berderak

andai esok, kau yang menjadi debu
pasti aku menangis
karena rasa ini
menjadi debu pula

KENAPA SELALU KAMU

kamu
dalam pikiranku
hadir di setiap mimpi

tidak pernah rindukanmu,
lebihi saat ini.
tidak pernah begitu bencimu
lebihi saat ini,

kenapa selalu kamu ?

BINTANG MALAM

sendiri
tatap langit kosong
tangisi bulan
entah kemana

hati sedih
tak ada teman

rindu ingin diundang
dan semoga datang
saat malam penuh bintang


JATUH CINTA

cinta bercahaya
seindah purnama

aku tak mau
bagai pungguk rindu bulan

semoga sinar dalam tubuhku
sampai padamu

TAKDIR TUHAN

aku senantiasa bersabar

karena jauh darimu
menunggu takdir Tuhan
mempertemukan

menyatukan
tali cinta
hingga kisah jadi bahagia


MENUNGGU DIRIMU

saat pagi
siang
malam
rindu bercengkrama
di ujung bayang

jadi tak pernah berdaya
saat seperti itu

termenung
sendiri
merindu
menunggu
dengan tanya

: apakah kau pun begitu

DIMANA CINTAMU ?

bersembunyi
cinta entah dimana
rasanya seperti mengajak bermain
tak kutemukan

entah bagaimana
aku menemu
betapa sulit menerka
isi hatimu

( 06 Oktober 2007 )

DEMI CINTA

jika cinta itu datang
goda untuk bahagia
merayu

deminya
akan kutempuh
walau liku
datang berlomba

( 06 Oktober 2006)