bila tak ada puisi hari ini
itu bukan berarti
aku tak ingat akan kau
kau selalu ada
dalam hembus nafas
mengisi irama jantung
tak bakal hilang
cinta dalam semalam
karena aku milikmu
dan selalu
tertuju padamu
( Maitri, 23 Oktober 2007 )
Tuesday, October 23, 2007
Monday, October 22, 2007
LUKISAN DI HENING
betapa angan
merana
menjelma
bermacam lukisan
tentang kau
rasa sayang
tinggi menjulang
melambung
pelan-pelan
: ini pasti suratan
karena selalu kudengar
kau memanggil namaku
di hening
yang tidak aku cipta
( Maitri, 22 Oktober 2007 )
merana
menjelma
bermacam lukisan
tentang kau
rasa sayang
tinggi menjulang
melambung
pelan-pelan
: ini pasti suratan
karena selalu kudengar
kau memanggil namaku
di hening
yang tidak aku cipta
( Maitri, 22 Oktober 2007 )
Monday, October 15, 2007
DI BIRU CAKRAWALA
ruang kosong
keheningan
terisi sudah
sebentuk wajah
seiring waktu
cakrawala tampak lebih biru
aku dijamu
bermacam-macam rasa
segala indah
yang kau cipta
dengan berani
: aku terkesan
( Maitri, 15 Oktober 2007 )
keheningan
terisi sudah
sebentuk wajah
seiring waktu
cakrawala tampak lebih biru
aku dijamu
bermacam-macam rasa
segala indah
yang kau cipta
dengan berani
: aku terkesan
( Maitri, 15 Oktober 2007 )
Wednesday, October 10, 2007
MENCIPTA ENGKAU
rindu penuhi dada
saat aku mencipta kau
hadir disini
di celah-celah ingatan
ku gambar kau
yang tak bisa diam
terus menerus
membisikkan kata
: cinta
( Maitri, 10 Oktober 2007 )
saat aku mencipta kau
hadir disini
di celah-celah ingatan
ku gambar kau
yang tak bisa diam
terus menerus
membisikkan kata
: cinta
( Maitri, 10 Oktober 2007 )
Tuesday, October 9, 2007
SUARAMU
ingin kudengar suaramu
saat burung hantu masih berjaga
sebelum kantuk
menumbangkan tubuh penuh ingin
tak bisa diam
rasa di bingkai malam
mengingat segalamu
yang betapa kucinta
terus menggema
seluruh rindu
menuang cahaya
ke bait-bait punyamu
( Maitri, 09 Oktober 2007 )
saat burung hantu masih berjaga
sebelum kantuk
menumbangkan tubuh penuh ingin
tak bisa diam
rasa di bingkai malam
mengingat segalamu
yang betapa kucinta
terus menggema
seluruh rindu
menuang cahaya
ke bait-bait punyamu
( Maitri, 09 Oktober 2007 )
Sunday, October 7, 2007
SEGALA RASA
di derai hujan
kusadari
betapa merindu
tak mampu ditahan
seperti ini
kau
benar telah kubaca
hingga basah airmata
menanti
tak ingin lama
antar aku
pada kebahagiaan
puncak segala rasa
( James Bond Island, 07 Oktober 2007 )
kusadari
betapa merindu
tak mampu ditahan
seperti ini
kau
benar telah kubaca
hingga basah airmata
menanti
tak ingin lama
antar aku
pada kebahagiaan
puncak segala rasa
( James Bond Island, 07 Oktober 2007 )
Saturday, October 6, 2007
SAPA RINDU
sebab kau yang mengajari
bagaimana mencinta dengan benar
hingga
besar rasaku padamu
bila airmata
menyapa
tolong biarkan mengalir
sebagai tanda rindu
yang demikian berharga
semoga kau suka
membacaku
yang seapa adanya
perasaan melaju
( Pattaya, 06 Oktober 2007 )
bagaimana mencinta dengan benar
hingga
besar rasaku padamu
bila airmata
menyapa
tolong biarkan mengalir
sebagai tanda rindu
yang demikian berharga
semoga kau suka
membacaku
yang seapa adanya
perasaan melaju
( Pattaya, 06 Oktober 2007 )
Friday, October 5, 2007
INGINKAN KAU
malam kian gelap
aku masih butuh kau
tak bisa sekejap lelap
selalu mau bersama
segenap perasaan
menanti-nantikanmu
malam telah pergi
aku
masih butuh kau
rindu terus menerus ini
akan berulang
tak terbilang
: sebegitunya aku
inginkan kau
( Wat Phrathat, 05 Oktober 2007)
aku masih butuh kau
tak bisa sekejap lelap
selalu mau bersama
segenap perasaan
menanti-nantikanmu
malam telah pergi
aku
masih butuh kau
rindu terus menerus ini
akan berulang
tak terbilang
: sebegitunya aku
inginkan kau
( Wat Phrathat, 05 Oktober 2007)
Thursday, October 4, 2007
KAU SELALU ADA
di ujung dunia pun
cinta ini masih tampak
mewujudmu
aku tak mahir
mengenal takdir
di sini
rasa
semakin berkembang
( Wat Phrathat, 04 Oktober 2007)
cinta ini masih tampak
mewujudmu
aku tak mahir
mengenal takdir
di sini
rasa
semakin berkembang
( Wat Phrathat, 04 Oktober 2007)
Tuesday, October 2, 2007
SEIRING WAKTU
sudah banyak janji
terucap di bibir
kelak rahim
tak lagi berisi khayalan
rindu dan cinta
tak usah lagi dihitung
kau aku
telah tahu jumlahnya
seiring waktu
sungguh telah kuperlihatkan
bagaimana caraku mencintaimu
( Maitri, 02 Oktober 2007 )
terucap di bibir
kelak rahim
tak lagi berisi khayalan
rindu dan cinta
tak usah lagi dihitung
kau aku
telah tahu jumlahnya
seiring waktu
sungguh telah kuperlihatkan
bagaimana caraku mencintaimu
( Maitri, 02 Oktober 2007 )
Monday, October 1, 2007
BAHASA MATA
teringat kau dan betapa aku
diam-diam
merisaukan impian
betapa pandai kata
meluluhkan perasaan
wajahku selalu ditatap
selaksa ingin
kau lenyapkan di dada
: aku kini mengerti
mengapa kau seperti itu padaku
( Maitri, 01 Oktober 2007 )
diam-diam
merisaukan impian
betapa pandai kata
meluluhkan perasaan
wajahku selalu ditatap
selaksa ingin
kau lenyapkan di dada
: aku kini mengerti
mengapa kau seperti itu padaku
( Maitri, 01 Oktober 2007 )
Subscribe to:
Posts (Atom)
