Thursday, May 31, 2007

TANPA DIRIMU

tanpamu,
hidup seperti terbang
kesadaran tumpah
secawan demi secawan
sampai habis

Wednesday, May 30, 2007

IGAUAN

puisi ini terpaksa dicipta
untuk mengguratkan sedihku
yang amat dalam
betapa rinduku
tak pernah terlelap sedikitpun
bahkan ada
dalam setiap igauanku

JARAK ANTARA

bagaimana rasanya
rindumu hari ini
katakan padaku
hingga ku pahami
seberapa jauh jarakmu
dari hatiku kini

KEJUJURAN

cukup katakan rindu
tanpa kau dustaiku.
1000 puisi kan kucipta
bahkan 1000 anak akan kulahirkan untukmu
jika aku bisa melahirkannya setiap hari

JAUH DI MATA









jauh langkahmu
tak mengeluhkan hatiku
semakin jauh pun
aku tak akan goyah
padamu

kan kunanti dirimu
sebisa caraku
semudah ragu
mengacak-acak hati

Sunday, May 27, 2007

TAK BERJEJAK

aku ingin menghilang
dari dunia sekitarku
mencari sunyi
yang benar-benar sunyi

MELEWATI HARI

kini engkau jauh,
tak nampak dalam wujud bayangpun
berat rasanya
melewati hari tanpamu

kau yang seringkali
memanjaku
membuatku tertawa
bahkan menangis

: dimana aku pernah bahagia denganmu

Friday, May 25, 2007

JAWAB AKU

apakah disana
kau sama sepertiku
menangis kala malam
kehilangan kala siang
teringat kala pagi

KIRIMKAN AKU RINDU

beri aku rindu
yang tak berkabut
ucapkan saja lewat angin
biar orang tak pernah tahu
kau dan aku
akan saling menyentuh
menghirup cinta

BERARTINYA DIRIMU

aku tak mau kehilangan
dan hapuskan kau
dari waktu-waktu punyaku

aku butuhkanmu
menopang langkahku
dengan cinta
dan rindu
yang pahamiku

semoga kau tahu
tentang rasa yang kugambarkan
dengan sederhana kata-kata
serupa merana
karenamu

Thursday, May 24, 2007

PELUK

aku rindu pelukmu
untuk beri hangat
seluruh tulang-tulang

( Maitri, 24 Mei 2007 )

BAHASA UNTUK MENGERTI

mungkin tak kau pahami
arti rindu yang kulukis
mirip pelangi

aku juga tak mengertimu
yang diam menahan kata
hindari tatapan
yang entah berarti apa
semirip teka-teki

: ajar aku mengerti
segala bahasamu

( Maitri, 24 Mei 2007 )

Wednesday, May 23, 2007

KERTAS-KERTAS WAKTU









jika bisa
kulipat rasa rindu ini
sebagai rasa tak berwarna
biarpun menggelora dalam hati
getar yang tak bisa dibohongi

biar waktu yang bicara
tentang kau aku
pada suatu masa
seperti inginmu

( Maitri, 25 Mei 2007 )

Monday, May 21, 2007

SEJAK KAU TAHU

tak ada kata-kata
sejak kau tahu
aku suka padamu

di tikungan itu
kau menghilang
tak menyapa

: dan aku
hanya bisa menatap
kosong

WAKTU

maaf
jika jarak jadi bisu
saat kau aku sadar
tak bisa saling lupa

hanya berharap waktu
cepat bergulir
dan lupa
kita telah bersama

Thursday, May 17, 2007

TAKDIR

aku menapak di tanah harap
tak boleh memandangmu sebagai kesedihan
jika takdir itu ada
ia pasti berikan jalan yang terbaik
entah aku yang akan menemuimu
atau kau yang akan menemuiku

TAK AKAN USAI

jangan tanyakan sampai kapan
aku akan usai merindumu
aku tak pernah tahu
jawabannya

karena sampai detik ini pun
aku masih merindukanmu

KOSONG

di tepian puisi
aku hanya menatap
mengulum khayal
memandang kanvas
yang tersenyum kosong
tak berwarna

GERAKAN WAKTU

lebamnya mataku
kau akan lihat nanti
sisa tangis yang tak berhenti
lukis jujur di kanvas kehidupan

teramat lincah jari meliuk
mewarna hitam dan gelap
menutup nyata
mengurai airmata
yang tak bisa ditahan
oleh gerakan sang waktu

memang kamu
satu
yang kurindui

SEJUTA KATA

tak ingin lagi
kutatap matahari saat senja
mendukakan luka
melinangkan tangis

aku mau disini saja
bercengkrama dengan kata
ditemani banyak penyair
yang memiliki sejuta kata
melupa nyata

LUKA

ku ingin bersandar di pundakmu,
melepas luka satu per satu,
menguburkan rindu
meninggalkannya
untuk tak diingat lagi

Wednesday, May 16, 2007

DADU KEHIDUPAN











sebait-sebait
ingin ku catat makna
dari kehidupan
yang semakin hari
semakin tidak adil
bagimu
bagiku

satu dadu-satu dadu
akan terlempar oleh waktu
hanya saja
kini belum terlihat

aku yang menyesal lebih dulu
ataukah dirimu
ketika cinta menampakkan dirinya
untukmu
untukku

Tuesday, May 15, 2007

TAK BERUBAH

impianku masih sama,
ingin memetik bintang
gambarkan seribu wajah bulan

tak berubah
semenjak kau tinggalkan aku

Monday, May 14, 2007

KATA-KATA

sentuh aku dengan kata-kata
yang kau janjikan
tak kan buatku menangis
rindu ini
memberatkan langkah

kau tak harus tahu
berapa banyak bayanganmu
menggelindingkan bola-bola khayalku

cukup kau tahu
aku masih disini
merindukanmu

Sunday, May 13, 2007

MIMPI

ada batas dalam mimpi
untuk memelukmu
ada senyum ketika terbangun
terbalut perih dan sesal

Saturday, May 12, 2007

MENCINTAIMU

aku menuliskan semua ini dengan hati-hati
mencerna perasaan satu per satu
hingga aku tidak menyesal
telah mengambil langkah
untuk mencintaimu

DOA UNTUKMU

selembar demi selembar
puisi beterbangan ke tempat hatimu
harap kau dengar banyak keluhku
tentang rindu padamu

Friday, May 11, 2007

GURATAN NAMA









masih terletak dalam ingatan sempurna
guratan nama di luasnya pesisir
kini,
ceritakan saja pada bintang kita
tentang kisahmu saat menungguku
bisikkan pada angin
bahwa kau akan setia

aku tak bisa menjadi teman
karena cinta telah menutupinya
semoga kau pahami

Wednesday, May 9, 2007

DI BAWAH LANGIT

airmata yang sering tertelan
dan rahang yang terpaksa meneguk kata
tak kan kusampaikan lagi
dalam liukan sebuah puisi
kan kubiarkan dia runtuh
bersama langit
di pandangan malam
dan bayangan

Monday, May 7, 2007

TOPENG










kau mengeluh ini bukan cinta
kau kira aku membuang jauh sang kenangan
sedang aku adalah wajahku
yang tak memoles senyum dalam tangis
yang tak mengumpat dalam marah

bagaimana mungkin kulupakan sekejap
saat bersamamu
karena
aku adalah wajahku
yang tak bertopeng

Saturday, May 5, 2007

TAK LELAH

cinta ini tak akan pergi
ketika takdir menyeret-nyeret ragaku
kan terungkap kejujuran
seribu rindu telah tertambat dihati
untuk dirimu

harap kau pahami saja
inilah aku
yang bersandar
pada bayangan tubuhmu
setiap waktu
dengan pasrah

Wednesday, May 2, 2007

DIRIMU

malam
berakhir dengan tangis
memetik gelisah
sampai menjelang pagi

mengapa tak juga mengerti
telah kukatakan berulang-ulang
bahwa aku
hanya mau dirimu
titik

TAK ADA DUSTA










akan kulengkapi semua tanyamu, tanpa ragu
kala riak air jatuh bersedih
tak hanya khayalan yang akan kujawab
tapi seluruh hati
bersama isi-isinya

kelak kau akan tahu
bahwa
tak pernah kusimpan dusta
untuk membuatmu luka

Tuesday, May 1, 2007

DI SIBUKNYA HARI

rindu tercecer
dibaris antrian
mengusik amarah dan kesal
karena tak terucap
di sudut bibirku dan bibirmu

pahami saja
walau tak sempat terkata
setiap hari ada rindu
di dalam dadaku
hanya untukmu

( 05 Januari 2007 )