Saturday, June 30, 2007

SELURUHNYA PADAMU

cinta ini
sungguh untukmu

rasa ini
kuhembus
kuhela
tak berhenti

padamu
selalu padamu

AIRMATA PERAWAN

sekantung cinta
dibawah purnama
benar menangis

apa mesti
melarikan bulan
untuk
menyalin abadi
di
buku hidupmu

Friday, June 29, 2007

UNTUK KEKASIH HATI

aku rindu benar
pahami dirimu
yang menghantui langkahku

membelai tulang jari
hingga lekat keringatmu
mencuci kusam
wajah merana

tunjukkan caranya
mencintaimu
dengan benar

SATU DUNIA

ingin kubawa
kau serta
ke tempat biasa
aku
menggumuli malam

saling lepas rindu
dengan kata
biar gelinjang
sampai pagi

Thursday, June 28, 2007

KEINGINAN

sampai ujung rambut pun
tak kan kau lihat luka
yang pernah ada

aku menahan ingin
sampai cedera
semua tulang-tulang rusukku

jika saja dekat,
sejengkal demi sejengkal tubuhmu
akan kuhitung dengan benar
biar
daging tidak menjerit lagi

Wednesday, June 27, 2007

MELUKISMU

ingin melukismu
dengan ranting kering warna-warni
biar
semua rasamu
muncul nampak kubaca

jangan sembunyikan
sayatan-sayatan
yang pernah terasa ngilu
yang nyeri kau rasa
biar
kulukis juga
dengan sempurna

ANGGUN

ingin membungkuk
memberi anggunku
untuk tubuh lelahmu
di kepenatan
yang menyiksa

mengikatmu
pada puisi-puisiku

MENATAPMU

menjelang tidur
ku usap gambarmu

kucium bibirmu
kupeluk bingkai cantikmu

kutatap terus matamu
sampai
aku lelah
dan tertidur

Tuesday, June 26, 2007

BUNGUR

tak mudah mewarnaimu
dengan bungur yang kau suka

cinta ini
terlalu dalam
mengikuti langkahmu
kemana kau
membayang

sunyi dan sepi
meleleh
digumpalan darah
menyatu
dalam senyum

Monday, June 25, 2007

MENJAWAB GELISAH

aku akan datang
ke tempatmu
jawab semua gelisahmu
tepis sunyi yang kau rasa
membacamu
dengan seksama

rindu dalam genggaman
berahi dalam peluh
itu yang akan ada
saat nafasmu
menghirup nafasku
saat bertemu

MENUJUMU

dimataku
aku hanya
melihatmu

pasang naik
pasang surut
aku tetap menujumu
dengan seluruh
rasa cintaku

UNTUK SEORANG RINDU

hanya tersisa bagimu
kemampuan untuk menunggu
biar rasa
kau dan aku
sempurna nanti

Saturday, June 23, 2007

TAK MAU KEHILANGAN

tak sepotong uratpun
bergerak
di gambar hidupmu
merapat
di dinding bisu

tak mau
aku
kehilanganmu
itu akan
menyakitkan

MENANTIMU

aku menantikanmu
dalam lenyap senyap,
selekat rindu
dengan bau tubuhmu

kembang-kembang ranum
dan silir angin
memberimu peka
untuk mencintai
habis-habisan

seindah harap
kau aku
menanam cinta
di ladang kesepian

SAAT CINTA TAK BISA DIRAIH

warna senja
di genggam diam-diam
sosok bayang
diwujudkan pelan-pelan
seikat cinta
dibawa menuju hati
yang terlihat menanti
di bawah atap langit

aku
perempuanmu
yang berjalan diantara duri
menunggu maut
saat cinta
tak bisa diraih

Friday, June 22, 2007

LELAKI DAN RINDU

lelaki
dibawah hujan
deras menghujam
tutupi tangis
yang tak tertahan
menahun

dengan kuyup
meratakan derita
ke seluruh wajah

perih rindu
mengkoyak baju
harapan kosong

dewi tolong
tikam jantungku
hingga
mati
rasa

Thursday, June 21, 2007

MENJEMPUT SENJA

tubuh penuh rindu
mengulum senyum

sekeranjang bahagia
ingin dipetik
saat ranum
di selangkang harap

datang padamu
dengan airmata pupus
menyentuh nyawamu
hari ini

AKU TAHU KAU RINDU

kau yang tercipta
bagi tulang-tulangku

mengapa aku
tak kau beri rindu
yang serupa
dengan harap dan mimpimu

aku tahu
kau rindu
dengan banyak alasan
ditubuh lebammu

jangan kau
mengelak lagi
dari pandangku

Wednesday, June 20, 2007

RINDU SETENGAH MATI

kau aku jauh
membuat linang
kala rindu

kata-kata
tidak hanya ungkapan
aku semakin
terpuruk tersudut
rindu
setengah mati
padamu

MENAPAK JUJUR

satu malam
purnama angkuh
kau aku
menapak sebuah jujur
ku rindu kau
ku suka kau
ku ingin kau

tambah malam
kau aku terpaku bisu
berpagutan
dalam ingin

semoga esok
tuntas rindu
dalam inginmu
dalam inginku
lepas

Tuesday, June 19, 2007

TAK ADA YANG LAIN

kau yang memanggilku cinta
dan yang melukis senyumku
di bawah irama senja

akan ku katakan berulang-ulang
hingga kau bosan

cintaku,
hanya untukmu
tak ada
untuk yang lain
titik

Monday, June 18, 2007

GERIMIS DAN RINDU

perempuan
ditengah gerimis
yang akan kau temui

menyimpan rindu
dalam genggaman

tak melepasnya
selain padamu,
walau lusuh
usang
bahkan
rindu
tinggal setitik

Sunday, June 17, 2007

TITIK ASA

terlalu berani
menghimpunmu
sebagai cinta
menyapamu
sebagai rindu
tanpa ku berpikir
siapa yang didekatmu

nafas
malas kuhirup
aku renta
dalam waktu

Saturday, June 16, 2007

PECANDU

aku pecandumu
yang mengikuti langkah
setiap tapakmu

bayangmu
sesak menghimpit
diantara
kegilaanku
padamu

PEMAHAT RINDU

kau memahat rindu
menghentak nadiku
mencuri impian
membawa menujumu

di ruangmu
sedih terkikis
abadi kau ucap
bahkan kau ciumi
jiwaku
tanpa henti
saat cahaya kunang-kunang
kau sembunyikan
ditelapak tanganmu

DEMAM

kau
yang mencipta rindu
dengan kata-kata indah
terukir
ditulang belulang angkuh

membuat
kata
dan tubuh
menjadi demam

aku
tak mau kehilanganmu
aku mau kau

Friday, June 15, 2007

TANGIS

kau dan aku
pernah sama-sama menangis
lalu aku sakit
di dera banyak malam
seorang diri
jauh darimu

dan aku
masih suka menangis
bila ingat dirimu
rindu padamu

MEMETIK JANJI

perempuan yang merindumu
harap petik satu janji
yang terpatri dalam hidupmu

jangan aku kau tinggalkan
meski tanah pijakan
runtuh sekalipun
meski nyawa
berada diujung tanduk

Thursday, June 14, 2007

DETAK RINDU

kepada rindu
remukkan seluruh tulangku
bertubi-tubi
biar kau tahu
ada nadi hidup
didalamnya

kepada rindu
yang datang berulang
aku ada
dibawah matahari
menampak
tanpa memejap
sebelah matapun
padamu

KEPADA JARI YANG MERANA

aku menangis
sampai dada sesak
rindu
sampai airmata melarat
bimbang dan pasrah
sakit
merana
padamu

Wednesday, June 13, 2007

SELURUH CINTA DAN KENANG











ini seluruh cinta yang ku punya
tak kan ada samar
untuk kau baca

ada terselip diantara
satu masa tak lupa
biar sobek lembaran itu
kenang terus mengerogot

rasa
pandai bersandiwara
dan aku lugu
entah
apa waktu
senang melihatku
berurai airmata

LURUH

suatu hari bakal kau rasa
perempuan dengan segala rindu
menyisir rangkaian rusukmu
sejengkal
demi sejengkal
menjilati
setiap celah hatimu
yang mengkristal

Tuesday, June 12, 2007

RINDU ABADI

menanti hujan bunga mandarva
adalah rindu yang abadi
seperti padamu
kekasih yang lekat dengan hati

tak mudah
menyapa seluruh tulang-tulangmu
menyinari dengan racikkan kasih
yang dicipta tanpa tidur

rasa ini
ingin ku bingkai
seperti apa adanya
aku padamu

Monday, June 11, 2007

HUJAN BUNGA MANDARVA

rindu yang membaur hawa alam
padamu
akan ku nanti
seperti harap
kepada hujan bunga mandarva
yang baunya semerbak harum cendana

rasa yang ingin kau petik
dari setiap celah jantungku
biarlah tak terhitung banyaknya
bagai pasir sungai gangga

hingga
rinduku rindumu
menjadi unggul
di tanah yang kau dan aku pijak

Sunday, June 10, 2007

EKOR SCORPIO











kau dan aku
bertengger setia di angkasa malam
dengan ekor yang saling terjepit
menunggu lepas rindu

ambil jiwaku
untuk kau rasukki
agar aku tak mati dalam nanti

aku tanpamu dan kau tanpaku
bagai scorpio liar
menyengat setiap hati
sampai kaku tak berkutik

SATU CINTA DAN SATU RAGU

satu cinta
mengendap-endap dengan berani
menepis ragu
tanpa menghela

rasanya,
kau dan aku
ada pada suatu alam
dimana cinta dan ragu
enggan dipisah
enggan diurai

hati perempuan yang menangkap cinta
dari malam ke malam
bersama untai nada dan bunyi
yang berasal dari derak angin di seberang
membuat rindu memberontak

membuat
lelaki sunyi sepertimu
sulit pahami jauh
tentang aku
yang betapa
padamu

Friday, June 8, 2007

LUKA











perempuan yang merindumu
menyayat jantung
mengeluarkan cinta
yang telah menghantam hidup
berulang-ulang
entah untuk kesekian

laju alir darah
berbau amis
seperti namamu
yang telah mendekam lama
diantara sekat-sekat pembuluh

betapa nyeri
rindu menyiksa

Tuesday, June 5, 2007

AKU SAYANG PADAMU

syair ini aku pinjam
dari kunang-kunang yang merindu
dari bulan yang purnama
dan dari bintang yang berkilauan

malam ini aku lucuti
semua jujur untukmu
tak ada satupun
yang tersisa

betapa aku menyayangimu
melebihi hidupku sendiri

SYAIR PENANTIAN

malam bisu
cinta
tidak terbuat dari sepi

menanti
sedih
akhirnya jadi kisah

kelopak bunga dihitung
sampai syair ini
selesai dicipta
tapi
tiada hasilnya

Monday, June 4, 2007

MEMBACA DIRIMU












ceritakan tentangmu
hingga aku tak lelah
membaca dirimu
yang seperti tumpukan buku
dengan banyak episode

MALAM TAK BERDUSTA

pada kenyataannya
saat malam tiba
jiwa mencarimu
mengetuk-ngetuk pintu
menuju hatimu
harap kau buka
dan
aku bisa
berada di dalamnya