Friday, August 31, 2007

SAJAK HATI

rindu menculikmu,
terbang ke langit tak kembali

biar seisi dunia
tak ingat namamu
lupa wajahmu

( Maitri, 31 Agustus 2007 )

Thursday, August 30, 2007

DAYA TARIK MAGNET

di kursi malas
kugambar hidupku

berpikir seperti magnet
untuk bisa menyentuhmu
menarikmu padaku

karena aku cinta kau
sungguh!

( Maitri, 30 Agustus 2007 )

MIMPI BERWARNA

kukatakan jujur
tentang rindu
yang tak bisa kugambar

sepanjang senja
kanvas masih kosong
belum terisi tatapan wajahmu

di goresan akhir
lelaplah aku
mimpikan kanvas
berubah jadi kau

( Maitri, 30 Agustus 2007 )

Wednesday, August 29, 2007

NYERI MERINDU

lewat malam yang panjang
nyeri di dada dalam
ingin menyentuhmu
pada waktu sekarang-sekarang

tidur tak nyenyak bermalam-malam
terus-terusan mengaduh
pikiran kaku bagai mati rasa

ini tak mudah dilalui
saat aku terpesona habis-habisan

( Maitri, 29 Agustus 2007 )

Monday, August 27, 2007

LUAPAN RINDU

semalam
detak jam bisu
mata penuh luapan rindu

disini ada
setangkai bunga kamboja merana
hingga jatuh ringan pun
tak sempat mengusik angin

( Maitri, 27 Agustus 2007 )

Thursday, August 23, 2007

JUMLAH HATI

biar seribu perempuan
datang buat mencuri hatiku
tidak akan berubah
cinta dan sayangku padamu
itu katamu hari ini

dan cintamu terus kutuang
memenuhi isi tubuhku

hatiku memang satu
tak bisa untuk seribu
itu kataku hari ini

( Maitri, 23 Agustus 2007 )

Monday, August 20, 2007

SATU WAJAH

raga dan jiwa
menangis untuk satu wajah

di hadapan cinta
aku mengaku kalah
ampun akan rasa ini
menyesak dada
bergelut penuh
hingga sakit seluruh

hanya dirimu saja
hanya kau,
yang aku mau

( Maitri, 20 Agustus 2007 )

KEKUATAN NAFAS

nafas hembus
kirim seluruh rindu
untuk satu nyawa penuh

semakin malam
nyawa makin merana
terbayang kau bawa kembang putih
di tangan kirimu

nafas kau
nafas aku
terus bersahutan

(Maitri, 20 Agustus 2007 )

Wednesday, August 15, 2007

IKATAN JIWA

rindu tak terbatas
lahirkan syair-syair
yang menakjubkan kekuatannya

jiwa satu
melenyap pada jiwa yang satunya
saling tak mampu
melepaskan

ini soal hati
timbul dari suatu sebab

( Maitri, 15 Agustus 2007)

Tuesday, August 14, 2007

TAK BERPISAH TAK TERPISAH

tak kan terlintas dalam hati
untuk berpisah dan terpisah
tak kan menyuruhmu pergi menjauh
apapun dan bagaimanapun keadaannya

lamat-lamat terdengar suara detak jantungmu
di dada malam
seketika kau aku
hanyut sampai dalam

( Maitri, 14 Agustus 2007)

Monday, August 13, 2007

HIDUP DI KISAH NYATA

ingin habiskan hidup
dengan nyawa yang sungguh dicinta

bebas dari khayal
berjalan dan menginjak kisah nyata
yang bakal kita rangkai
sebagai bahagia tanpa henti

tulang rusuk-rusukku mencintaimu
benar pada awal
benar pada pertengahan
dan benar pada akhirnya

(Maitri, 13 Agustus 2007 )

MENDAMBA

kau datang padaku
serupa halaman buku terbuka
kubaca
berlinanglah airmata

perasaan ini
ada di tempat tertinggi
sulit diterjemah ke dalam bahasa

betapa cinta sebegini
yang selalu kudamba

( Maitri, 13 Agustus 2007 )

WAJAH YANG DI RINDU

syair cinta dalam nada
bergerak bagai angin
seperti aku di mabuk rindu

wajah yang di rindu
telanjang di pelupuk mata

wajah lelaki
penuh cinta

( Maitri, 13 Agustus 2007 )

Saturday, August 11, 2007

SEMPURNA

makin sempurna kau
di mata
di pikiranku

rindu dan cinta
makin kental

hingga airmata
tak menyesal
kulinangkan
sendirian

( Maitri, 11 Agustus 2007 )

Thursday, August 9, 2007

ASMARA

perasaan tak terkendali
bagai angsa liar berenang

rindu jadi sangat hebat
membesarkan urat jantung

jiwamu yang di dalamku
bangkitkan gairah asmara

( Maitri, 09 Agustus 2007 )

Wednesday, August 8, 2007

KATA-KATA CINTA

cinta dituang berulang-ulang
hingga berdesak
memenuhi benak

rasa tak pernah kering
meski angin begitu kencang

kau memang pandai
mencelupkan kata cinta pelan-pelan
hingga rasa jadi benar
tanpa ada bayang kenang
yang mengusik

( Maitri, 08 Agustus 2007 )

Tuesday, August 7, 2007

RENUNGAN HIDUP

lelah menyusuri hidup
terlalu cantik untuk dikeluhkan

banyak goresan
benar salah
tak sempat dibaca
hidup entah
dibuat seperti apa

doa-doa dipanjatkan
memaafkan luka yang menjerat
sebelum terlambat
sampai di detik akhir

( Maitri, 07 Agustus 2007 )

SEINDAH PELANGI

kau tahu betapa hatiku

ingin segera menyentuhmu
memberi warna pada hidup
biar sempurna
seindah pelangi

ini bukan sembarang cinta

jiwamu menarik jiwaku
jiwaku menarik jiwamu
dan hanya kau yang paham
tentang aku
dengan segalaku

( Maitri, 07 Agustus 2007 )

GELOMBANG HANGAT

menangkap gelombangmu
yang semalam bercanda
aku
makin merapatkan hati
seperti inginmu

sajak
semakin beruban
kau aku
terus mewarnai harap
menunggu
jari bersentuhan

( Maitri, 07 Agustus 2007 )

Monday, August 6, 2007

CINTA SAMPAI AKHIR NAFAS

ini rindu
tak berbatas
tiap hari
menjadi beban
dalam putaran nafas

jarak kau aku
memang jauh
dalam batin
aku kadang mengaduh

menghadapi cinta
yang kau beri sempurna
sampai akhir nafas
tak kan kubiar lepas

( Maitri, 06 Agustus 2007 )

KETULUSAN HATI

tak perlu tanya lagi
tentang rasaku padamu

semua ini kugambar
sebagai ketulusan
yang muncul dari hati

kata-kata cinta
tak henti berzikir
menanggalkan semua ragu
hingga
tak ada lagi pertimbangan

( Maitri, 06 Agustus 2007 )

LARUT

rindu kian gagah
di bawah langit
perempuan
berlinang airmata
nyeri

wajah ingin disembunyikan kemana
mata sembab
tubuh lemah
malam penuh igauan

satu nama
dicintai benar
mengendap di dasar hati
tak bakal terapung lagi

( Maitri, 06 Agustus 2007 )

Friday, August 3, 2007

KEBERADAANMU

ini hidup
cuma sekali
ini tubuh
hanya satu

satu rindu
seperti
menghanguskan dunia

dan kau
berada di dalamnya

( Maitri, 03 Agustus 2007 )

Thursday, August 2, 2007

BIRU

kau tebar pesona biru
selincah petikan jari
di senar gitarmu

takkan ku lepas
dirimu yang sempurna
meski
kudengar
kejanggalan bunyi

betapa cintaku
seluas langkahmu

( Maitri, 02 Agustus 2007 )

SELAMANYA MENANTIMU

di putaran waktu
ku tengadah ke satu masa
dimana ada impian
bercinta sepanjang musim

satu demi satu
rasa ada di siang malam

tak kan menyesal
menantimu
meski diseret waktu
hingga tenggelam

( Maitri, 02 Agustus 2007 )

Wednesday, August 1, 2007

BUKU TERAKHIR

saat pagi merangkak
kau aku saling
melahirkan banyak cinta

desah-desah lembut,
tubuh bersimbah keringat
menggelinjang
membaur suara angin

itu
isi halaman terakhir
yang akan kau baca

( Maitri, 01 Agustus 2007 )